Sepertinya ada yang Aneh??? WordPress Tampil Beda
Kemarin, saat ngepost postingan, Penulis merasa ada sesuatu yang ganjil.
Bukan karena lupa matiin komputer di rumah apalagi lupa ngunci rumah. Tapi, saat sesaat setelah login, kemudian masuk ke dashboard wordpres, kemudian …..
Krik…krik…*terdiam dan termangu sambil memandang layar komputer*
Ada apa dengan Kemarin (Dan Sebelumnya) dan Hari Ini ?
Ada apa dengan Kemarin (Dan Sebelumnya):
Liat deh gambar ini:

Sudah diliat?
Ngerti maksudnya?
Tau tujuannya?
Yup, hari ini adalah tepat hari ke 127 si Penulis vakum dalam dunia blogging. Kalau mau ditanya alasannya, dengan semangat Penulis akan membeberkan dalam suatu daftar “Alasan-Alasan Fiktif Kenapa Tidak NgeBlog Belakangan Ini” (maklum, manusia-manusia yang berego tinggi tidak mau disalahkan dan berusaha mengkambinghitamkan yang ada disekelilingnya). Kalau boleh jujur, sebenarnya, faktor alasan kenapa Penulis “mengosongkan” blognya belakangan ini adalah alasan yang sangat klasik yaitu MALAS. Baik malas yang diakibatkan dari rutinitas, maupun malas yang sengaja dibuat-buat. Oleh karena itu, mulai hari ini dan mulai detik ini, Penulis bertekad untuk selalu ngeblog minimal update seminggu sekali. Doain ya!
Tapi, kok ditulis “Ada apa dengan Kemarin (Dan Sebelumnya)” ?
Itu jelas karena “pengosongan” blog ini adalah bentuk perwujudan “hasil dan bukti kerja keras” Penulis sejak kemarin-kemarin dan hari-hari sebelumnya. (Ga jelas !)
Ada apa dengan Hari Ini:
Apabila di atas tadi adalah “berita buruk”, maka sekarang adalah penyampaian berita baik yaitu Selamat Atas Terbentuknya Blog Penulis Yang Baru. Tepat tanggal 17 April 2008 pukul 5:10 PM WIB, Penulis meresmikan http://phai39.blogspot.com sebagai blog Penulis. Blog ini dibikin di kavling sebelah. Nanti, jangan bingung mau ngeliat yang mana (kayak udah rame pengunjung aja…) karena blog di sini dan blog di sana memiliki konten yang mirip. Kenapa? Karena Penulis ingin “mencicipi” layanan-layanan blog yang lain dan mencari pengalaman baru, sesuai dengan pepatah bijak “Pengalaman adalah Guru Terbaik” (copyright Sinar Dunia book).
Jadi, jangan bosan-bosan untuk ngeblog, tetap semangat, dan jangan lupa tetap liat sini dan sana ! (promosi nih…)
GBA: Alternatif Game di Linux

Linux memang masih “mengecewakan” kalangan gamer. Eits… tapi jangan kecewa dulu lantas “pindah ke lain hati”. Masih ada cara lain menikmati game-game ringan tapi berbobot (apaan sih…sok paradoks). Nah.. ini dia salah satunya Game Boy Advance. As we know (just for who knows…he..he), Game Boy Advance adalah console game buatan Nintendo yang bisa dibawa-bawa alias portabel. Tapi, jangan berkecil hati bagi yang duitnya pas-pasan (karena harga console ini lumayan…sekitar Rp 700 ribuan <sok tau>), karena kita bisa memainkan game-game nya di PC dengan menggunakan suatu aplikasi yang disebut emulator. Kalo di Windows, biasanya emulator GBA yang digunakan adalah Visual Boy Advance.
Lah..trus…katanya di Linux
Playing MP3 di openSUSE 10.3

Perhatian: ini hanya berlaku apabila instal dari 1 CD (yg pasti belum ada paket2 untuk memainkan MP3)
Akhirnya, openSuse 10.3 selesai saya download.
Cepet2 pulang.
Burning…
Instal!
Mmm…tampilannya menarik (KDE gitu…)
Wah..Windows saya juga langsung ke-detect (langsung tampil di desktop)
Liat2 lagi…
Ooo..ternyata audio playernya pake Amarok.
Coba mainin mp3 yang ada di partisi Windows…
HAH…Ga..Bisa…TIDAAAAAAKKKKKKK!!!!!! (maap lagi hiperbola)
Burning dengan cdrecord di Linux
Wah.. udah lama gak posting <emang ga pernah..he..he..>
Kali ini kita akan mencoba nge-burn data ke CD dengan style yang berbeda
Sekarang, udah banyak program-program ‘pembakar’ bertebaran, baik yang free maupun berbayar.
Kalo di Windows kita kenal yang namanya Nero.
Gak kalah hebatnya, Linux juga punya K3b (dengan GUI yg ciamik..)
Tapi, saya sekarang mau kasih tau cara lain nge-burn di Linux selain program2 diatas.
Bedanya, kita ga usah pake mouse, ngetik doank..
